

Siklus:
APBN Induk
Sekilas:
Berisi analisis tentang Potret Utang Pemerintah Periode 2015-2024: Risiko Dan Capaiannya, Catatan Atas Capaian Target Inflasi Dalam RPJMN 2020-2024, Catatan Atas Capaian Target Kinerja Logistik Dalam RPJMN 2020-2024, Catatan Atas Capaian Target Transfer Ke Daerah Dalam RPJMN 2020-2024, serta Catatan Atas Capaian Kinerja Perpajakan Dan Core System Dalam RPJMN 2020-2024.

Siklus:
APBN Induk
Sekilas:
Berisi analisis tentang Target Kemiskinan Selalu Tidak Tercapai, Ketimpangan Pendapatan Semakin Memburuk, Disparitas Capaian IPM Antar Daerah, Serta Catatan Terkait Tercapainya Targetketenagakerjaan Di Indonesia
Siklus:
APBN Induk
Sekilas:
Hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan Rancangan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah
(RKP) Tahun 2023 memutuskan bahwa RAPBN 2023 akan difokuskan
pada pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial,
pangan, infrastruktur, revitalisasi industri dan pembangunan ekonomi
hijau.
Kesepakatan tersebut kemudian telah dituangkan oleh Pemerintah di
dalam
Nota Keuangan RAPBN 2023 sebagaimana tergambar pada halaman 3
dan
Bab 4 Nota Keuangan RAPBN 2023

Siklus:
PPKF
Sekilas:
Buku ini mengawali pembahasannya dengan memaparkan perkembangan
pagu indikatif kementerian/lembaga TA 2023 dibandingkan dengan
alokasi anggaran APBN TA 2022 serta analisisnya. Selanjutnya, buku ini
juga membahas isu-isu strategis Kementerian/Lembaga yang perlu
menjadi perhatian beserta catatan-catatan dari sisi akuntabilitasnya. Buku
ini membahas pagu indikatif mitra kerja Komisi I, yaitu Badan Keamanan
Laut (Bakamla), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Lembaga Penyiaran
Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI), Kementerian Komunikasi
dan Informatika (Kemkominfo), serta Badan Siber dan Sandi Negara
(BSSN).
Gedung Sekretariat Jenderal DPR RI, Lantai 6, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat 10270. Telp. 021-5715.269 / 5715.635 / 5715.656 - Fax. 021-5715.635