

Sekilas:
Produksi listrik ditargetkan untuk dapat memenuhi rasio elektrifikasi dan
konsumsi listrik per kapita. Kedua hal tersebut merupakan salah satu
program prioritas dalam Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Pada
tahun 2024, rasio elektrifikasi ditargetkan untuk mencapai 100% dan
konsumsi listrik per kapita ditargetkan sebesar 1400 kWH/kapita. Di
samping itu, program pembangkit listrik 35.000 MW juga
direncanakan untuk tuntas pada tahun 2024.
Realisasi rasio elektrifikasi per akhir tahun 2022 telah mencapai 99,63%
dan konsumsi per triwulan I tahun 2023 telah mencapai 1.336
kWh/kapita (ESDM, 2023). Sementara itu, per Desember 2022, sebanyak
415 unit pembangkit dengan kapasitas 16.596 Megawatt (MW) atau 47%
dari Proyek Pembangkit 35.000 MW telah Commercial Operation Date
(COD) atau sudah beroperasi (ESDM, 2023).

Sekilas:
Kajian ini mengulas cost and benefit analysis dari program clean cooking
terhadap Masyarakat dan Anggaran Keuangan Negara, mekanisme
penyaluran program clean cooking terhadap targeted consumer, dan
pengaruh program clean cooking terhadap oversupply ketenagalistrikan PT
PLN (Persero).

Sekilas:
Pengelolaan anggaran terkait penguatan keamanan siber belum
sepenuhnyaefektif, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya serangan siber
di Indonesia danmasih relatif rendahnya indeks keamanan siber di
Indonesia dibandingkan dengan jumlah pengguna internet di Indonesia.
Kondisi tersebut diperparahdengan temuan audit BPK RI yang
menunjukkan bahwa masih lemahnyakoordinasi antar instansi terkait
keamanan siber, kurangnya programpeningkatan kompetensi SDM
keamanan siber, dan program peningkatanawareness keamanan siber
yang belum direncanakan dengan akurat.

Sekilas:
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang
sangat strategis
terhadap perekonomian Indonesia. Peran strategis tersebut
tergambar dari data
perkembangan UMKM milik Kementerian Koperasi dan UKM. Pada
tahun 2019,
UMKM memberikan kontribusi sebesar 60,51 persen terhadap
Produk Domestik Bruto
(PDB) dan mampu menyerap 96,96 persen tenaga kerja di
Indonesia. Tidak hanya itu
saja, peran strategis tersebut juga terlihat dari kontribusi UMKM
sebagai bantalan
ekonomi nasional ketika menghadapi krisis. Hal tersebut terlihat
ketika ekonomi
nasional dihadapkan pada krisis. UMKM terbukti mampu bertahan
dan menjadi roda
penggerak ekonomi. Ketika badai krisis moneter melanda Indonesia
di tahun 1998
usaha berskala kecil dan menengah yang relatif mampu bertahan
dibandingkan
perusahaan besar, dan demikian juga pada saat krisis 2008/2009
(Bank Indonesia,
2015).
Gedung Sekretariat Jenderal DPR RI, Lantai 6, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat 10270. Telp. 021-5715.269 / 5715.635 / 5715.656 - Fax. 021-5715.635