Infografis

Evaluasi Penyerapan DAK Fisik di Daerah Semester I Tahun 2018 / Agustus 2018

Siklus:

Sekilas:
Infografis DAK FIsik di Daerah Semester I Tahun 2018




Optimalisasi Dana Transfer Pemerintah Pusat Dalam Bentuk Belanja Modal UOptimalisasi Dana Transfer Pemerintah Pusat Dalam Bentuk Belanja Modal Untuk Mendorong Pertumbuhan Yang Berkualitasntuk Mendorong Pertumbuhan Yang Berkualitas / Agustus 2018

Siklus:

Sekilas:
Optimalisasi Dana Transfer Pemerintah Pusat Dalam Bentuk Belanja Modal Untuk Mendorong Pertumbuhan Yang Berkualitas




Optimalisasi Dana Transfer Pemerintah Pusat Dalam Bentuk Belanja Modal Untuk Mendorong Pertumbuhan Yang Berkualitas / Juli 2018

Siklus:

Sekilas:
Optimalisasi Dana Transfer Pemerintah Pusat Dalam Bentuk Belanja Modal Untuk Mendorong Pertumbuhan Yang Berkualitas




Peningkatan Kinerja Dan Tata Kelola Ekspor Dalam Rangka Meningkatkan Cadangan Devisa Untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah / Juli 2018

Siklus:

Sekilas:
Peningkatan Kinerja Dan Tata Kelola Ekspor Dalam Rangka Meningkatkan Cadangan Devisa Untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah




Realisasi Belanja Subsidi Semester I Tahun 2018 / Juli 2018

Siklus:

Sekilas:
Anggaran Program Pengelolaan Subsidi dalam APBN tahun 2018 direncanakan sebesar Rp156,2 triliun. Jumlah tersebut lebih rendah Rp12,6 triliun bila dibandingkan dengan APBNP tahun 2017 sebesar Rp168,9 triliun. Belanja subsidi dalam APBN tahun 2018 terdiri dari subsidi energi Rp94,5 triliun dan subsidi nonenergi sebesar Rp61,7 triliun. Realisasi belanja subsidi semester 31 sampai Mei tahun 2018 sebesar Rp 60,97 triliun atau 39,03 persen terhadap APBN (Kemenkeu, 2018). Realisasi tersebut terdiri dari belanja subsidi energi sebesar Rp 49 triliun telah mencapai 51,85 persen anggaran yang dialokasi sedangkan realisasi belanja subsidi non energi sebesar Rp11,97 triliun atau 19,40 persen. Permasalahan yang kerap terjadi dalam proses penyerapan belanja subsidi energi dipengaruhi perubahan ICP dan nilai tukar, sedangkan subsidi nonenergi dipengaruhi oleh perubahan kebijakan pengalihan subsidi berbasis harga menjadi subsidi berbasis rumah tangga, dimana pengalokasian anggarannya melalui belanja bantuan sosial Kementerian/Lembaga. Pemerintah terus berupaya untuk mendorong efektivitas dan efisiensi subsidi agar lebih tepat sasaran dan memberi manfaat yang optimal bagi pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan. Untuk itu, pemerintah harus mengelola belanja subsidi agar lebih optimal melalui perubahan mekanisme pengelolaan belanja subsidi yang lebih efektif, memangkas proses administrasi yang rumit, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengurangi impor minyak. Melalui upaya tersebut diharapkan realisasi penyerapan anggaran bisa sesuai dengan target APBN.




← Sebelumnya 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Selanjutnya →